Ayo bergabung bersama Kami, Komunitas Sehat Synergy!

Misi kami sangat sederhana, yaitu membantu Anda mendapatkan kesehatan berkualitas sekaligus memberikan kesempatan kepada Anda untuk membantu banyak orang menjadi lebih sehat. Sebuah misi mulia yang akan membuat dampak besar kepada hidup Anda dan lingkungan orang-orang yang Anda cintai. Saatnya Anda buat hidup Anda lebih bermakna dan bermanfaat buat hidup banyak orang.


Artikel Kesehatan

Saat Puasa Berat Badan Malah Naik? Begini Cara Mengatasinya

Seharusnya, karena asupan makanan dan minuman yang terbatas justru membuat berat badan menjadi semakin ideal. Namun ternyata ada beberapa orang yang justru mengalami berat badan naik ketikan berpuasa di bulan Ramadhan.

Penyebab berat badan naik ketikan berpuasa bisa jadi karena efek balas dendam setelah selama hampir 14 jam tidak makan dan minum. Ketika buka puasa maka akan melahap apa saja yang ada di meja makan. Kemudian ketika makan sahur, sebagai persiapan berpuasa, juga melahap segala makanan yang tersedia. Inilah yang menyebabkan berat badan justru jadi bertambah.

Menurut dr Phaidon L Toruan, praktisi kesehatan, seperti dikutip dari detikHealth, jika seseorang bisa menerapkan pola hidup sehat, maka bisa dipastikan pasti berat badan akan bisa lebih mudah terjaga kestabilannya. Berikut adalah tips dari dr Phaidon untuk menjaga agar berat badan tetap stabil selama berpuasa:

1. Cukupi kebutuhan tidur

Kurang tidur bisa membuat nafsu makan meningkat. Usahakan agar selama bulan puasa jam tidur tetap terpenuhi, sehingga nafsu makan masih berada di tahap wajar dan tidak berlebihan.

2. Jangan ‘lapar mata’

Seringkali kita ‘lapar mata’ sehingga saat berbuka menjadi momen untuk balas dendam dan banyak makan. Menurut dr Phaidon, inilah yang membuat berat badan melonjak naik. Untuk itu, selalu kontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

3. Hindari langsung makan besar saat berbuka

Akan lebih baik jika berbuka dengan makanan kecil dan manis, salat Maghrib, baru kemudian makan kembali. Menu yang dipilih juga harus diperhatikan, pilihlah makanan yang kaya karbohidrat kompleks (nasi beras merah, roti gandum utuh, ubi, atau kacang hijau), protein (dada ayam, daging, ikan, tempe, susu rendah lemak), dan sayur-sayuran. Juga perhatikan porsinya, karena jika berlebihan akan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di lambung dan mengganggu pencernaan yang seharian telah istirahat.

4. Pilih menu sahur dengan baik

Saat makan sahur, konsumsilah makanan dengan kadar lemak yang rendah namun tinggi karbohidrat kompleks (roti gandum dan nasi beras merah), protein (daging ayam, ikan, atau telur), dan makanan kaya serat (sayur-sayuran dan buah-buahan) untuk memenuhi kebutuhan kalori saat berpuasa. Ada baiknya juga untuk mengonsumsi sulemen multivitamin dan mineral saat sahur.

5. Atur komposisi nutrisi yang seimbang

Agar tubuh tetap sehat dan tidak cepat merasa lapar saat berpuasa, pengaturan komposisis nutrisi makanan yang seimbang sangat diperlukan. Adapun komposisi nutrisi yang disarankan yaitu 50 persen karbohidrat kompleks, 40--45 persen protein, dan 5-10 persen lemak sehat dalam setiap porsi makan.

Sumber: detik health

DAPATKAN ARTIKEL KESEHATAN DAN DETOX GRATIS!